Pajak Kendaraan Mati Bertahun-tahun? Ini Cara Urus & Hitung Dendanya

Pajak kendaraan yang mati bertahun-tahun itu sering bikin orang menunda terus. Bukan karena nggak mau ngurus, tapi karena begitu dihitung-hitung, jumlah yang harus dibayar terasa langsung berat. Apalagi kalau dendanya sudah numpuk dan harus dibayar sekaligus.

Padahal, secara aturan, denda pajak kendaraan itu ada batasnya dan bisa dihitung dengan cukup jelas.

Cara Hitung Denda Pajak Kendaraan yang Telat Lama

Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dihitung sebesar 25% per tahun dari nilai PKB. Kalau keterlambatan belum setahun, perhitungannya dibagi per bulan. Selain itu, ada denda SWDKLLJ yang nilainya tetap, tergantung jenis kendaraan.

Rumus sederhananya:

PKB x 25% x (jumlah bulan menunggak / 12) + SWDKLLJ

Yang sering luput diketahui, denda PKB maksimal hanya dihitung sampai 24 bulan. Jadi meskipun pajak mati lebih dari dua tahun, dendanya tidak terus bertambah. Setelah lewat dua tahun, yang dibayar tetap pajak pokok tahunan ditambah denda maksimal tersebut.

Proses Ngurus Pajak Mati di Samsat

Untuk pajak yang mati bertahun-tahun, langkah paling aman tetap datang langsung ke Samsat. Dari situ, petugas akan menghitung total kewajiban secara resmi: pajak pokok, denda PKB, dan SWDKLLJ.

Begitu angka final keluar, biasanya masalahnya bukan lagi di prosedur, tapi dananya harus dibayar langsung saat itu juga.

Dan di sinilah banyak orang akhirnya mundur pelan-pelan.

Kalau Dananya Belum Siap, Kredivo Bisa Jadi Solusi

Tidak semua orang punya dana cadangan khusus untuk bayar pajak kendaraan yang nilainya tiba-tiba besar. Akhirnya, pajak terus ditunda, kendaraan tidak bisa dipakai bebas, bahkan berisiko kena tilang atau susah dijual.

Dalam kondisi seperti ini, sebagian orang memilih solusi jangka pendek, misalnya memakai pinjaman tunai untuk menutup kewajiban yang sifatnya wajib dan tidak bisa dicicil di Samsat.

Pendekatannya bukan buat konsumsi, tapi buat menyelesaikan urusan administrasi supaya kendaraan kembali legal.

Di titik inilah Kredivo relevan, yaitu sebagai sumber dana sementara. Melalui fitur Pinjaman Tunai, limit Kredivo bisa dicairkan ke rekening dan digunakan untuk membayar pajak kendaraan di Samsat.

Keunggulannya, tenor cicilan bisa disesuaikan dan tidak perlu DP. Jadi dibanding harus menunggu uang terkumpul atau mengorbankan kebutuhan lain, beban pembayaran bisa dirapikan ke cicilan bulanan yang lebih terkontrol.

Intinya, pajak kendaraan mati bertahun-tahun memang tidak bisa dihindari selamanya. Tapi begitu tahu cara hitungnya, cara ngurusnya, dan opsi dananya, masalahnya jadi lebih rasional. Kendaraan kembali legal, risiko hilang, dan arus keuangan tetap bisa dijaga.

Leave a Comment